Menu Click to open Menus
Home » Gunung Kidul » Desa yang Terus Bergerak

Desa yang Terus Bergerak

(713 Views) Januari 18, 2017 2:02 am | Published by | Komentar Dinonaktifkan pada Desa yang Terus Bergerak

Selama tahun 2016 ini Gunungkidul serasa beranjak dari statusnya yang terkenal sebagai daerah miskin dan tandus menjadi destinasi wisata paling ramai se-DIY. Banyaknya macam obyek wisata menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan yang datang berkunjung. Terbukti kunjungan wisatawan ke Gunungkidul meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Kab. Gunungkidul saja  dari tahun 2009 ke tahun 2015 ada peningkatan sebesar 400%.

Jumlah Kunjungan Wisatawan Gunungkidul
2009 : 529.541 wisatawan
2010 : 548.857 wisatawan
2011 : 616.696 wisatawan
2012 ; 1.000.387 wisatawan
2013 : 1.337.438 wisatawan
2014 : 1.955.817 wisatawan
2015 : 2.642.759 Wisatawan

Apa efeknya? Kegiatan wisata identik dengan kegiatan belanja, dan berarti ada uang yang berpindah dari wisatawan ke lokal daerah yang menjadi destinasi. Hal ini tentu menjadi peluang bagi UKM baik yang langsung terkait dengan wisata maupun pendukung wisata itu seperti makanan, kamar hotel /penginapan, fasilitas MCK, dan suvenir.

 

Desa Ponjong adalah salah satu yang mulai berbenah soal mendukung wisata ini. UKMnya digerakkan agar lebih mampu merebut peluang. Walaupun desa ini tidak berada di pinggir pantai yang saat ini sangat tinggi kunjunggannya, namun potensi UKMnya cukup banyak.

Pada akhir Desember tahun 2016 lalu para perangkat dan UKM Desa Ponjong diundang dalam kegiatan bagaimana memasarkan produknya secara online agar bisa ikut merebut peluang pasar yang sedang tumbuh. Ada produk batik ciprat yang khas dari Desa Ponjong ini yang potensial jika dijual ke luar daerah. Produk-produk makanan olahan juga banyak ditekuni oleh ibu-ibu. Beberapa ibu menceritakan bahwa produk olahannya sudah sampai ke Jakarta, Bali dan Surabaya. Namun memang melalui perantara. Impian mereka pasar itu bisa mereka sendiri yang mengaksesnya sehingga mendapatkan margin yang lebih besar.

Apindo Gunungkidul berusaha menjembatani kebutuhan ini dengan melakukan pelatihan pemasaran di Desa Ponjong. Kegiatan ini diikti oleh sekitar 20 UKM.

 

Categorised in: ,