Menu Click to open Menus
Home » Provinsi DIY » Demo Buruh Siapa Rugi?

Demo Buruh Siapa Rugi?

(1080 Views) Oktober 9, 2012 3:52 am | Published by | Komentar Dinonaktifkan pada Demo Buruh Siapa Rugi?

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofyan Wanandi menyatakan, rencana unjuk rasa besar-besaran oleh buruh dari berbagai wilayah di Indonesia Rabu 3 Oktoberi 2012 ini akan sangat merugikan   pengusaha dan buruh sendiri. »Bagi pengusaha,  pasti bermiliar-miliar hilang karena proses produksi mandeg  dalam sehari,” ujarnya, Selasa, 2 Oktober 2012.

Sofyan belum bisa membuat estimasi kerugian  sebab masih harus melihat besarnya unjuk rasa.  Hanya saja, ia memberi gambaran,  munjuk rasa selama sepekan yang puncaknya berupa pemblokiran tol Cikampek  pada Januari lalu menimbulkan kerugian di atas Rp 100 miliar. Selain kerugian materiil,  kata Sofyan, unjuk rasa yang sampai menghentikan produksi akan berdampak   pada menurunnya kepercayaan  konsumen.  Sebab, pengiriman barang terhambat.

»Kalau kita tidak bisa mengirim barang tepat waktu,  bisa jadi mereka tidak mau order lagi kan?” katanya. Kemungkinan terburuk,  kata dia, unjuk rasa sampai menimbulkan huru-hara. Iklim investasi yang selama ini cukup kondusif  akan terganggu. Bila sampai terjadi, penyerapan tenaga kerja akan otomatis menurun.  »Di titik ini, para buruh itu akan rugi sendiri,” ujar Sofyan.

Sofyan menyesalkan tak tegasnya sikap pemerintah untuk mencegah unjuk rasa.  »Di luar negeri, unjuk rasa itu cuma kalau ada yang tidak beres, di sini orang kapan saja bisa demo. Sering sekali,”  ujarnya. Apalagi, saat ada seruan untuk unjuk rasa, para buruh tak punya pilihan untuk tetap bekerja.  Sebab, para koordinator lapangannya biasa melakukan sweeping di pabrik-pabrik. Hari ini ribuan buruh akan berunjuk rasa dengan aksi mogok nasional di puluhan kabupaten dan kota.  Mereka menuntut penghapusan sistem outsourcing, kenaikan upah minimum, dan diberlakukannya cakupan universal  sistem jaminan sosial nasional serentak pada 2014.

TEMPO.CO , Jakarta:

Categorised in: